ia lupa, dimana ia berada, ia dibohongi oleh berbagai cerita-cerita fantasi yang dituturkan. namun ketika ia tersadar ia hanya bisa menyesali. seolah-olah sesal akan memperbaiki keadaan. saat sesal itu hadir ia diselimuti segala amarah, sehingga membawanya ke titik yang terparah.